in , ,

Pemkot Tangsel Keluarkan Surat Edaran Penundaan Anggaran, KMU Akan Gelar Aksi

TELAAH.ID-  Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Kamis (02/04) secara resmi mengeluarkan surat edaran Penundaan Pelaksanaan Kegiatan Pencairan Belanja Daerah dan Penyertaan Modal Pada APBD Tahun Anggaran 2020.

Surat edaran tersebut dikeluarkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, sebagai upaya kebutuhan anggaran pencegahan, penanganan dan penanggulangan Virus Corona atau COVID-19.

Menanggapi hal tersebut, mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menilai, surat edaran yang dikeluarkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak selaras dan sejalan dengan Pemerintah Pusat.

“Surat yang dikeluarkan Pemkot Tangsel itu, tidak sesuai dengan kebijakan Walikota Tangerang Selatan dan kebijakan Pemerintah Pusat, dimana seluruh kebijakan daerah terkait covid 19 harus selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.” Kata Enggi Wijaya, Ketua Koalisi Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Menurut Enggi, surat edaran bernomor 443/1012/BAPPEDA yang dikeluarkan pada tanggal 2 April 2020 itu, dinilai mahasiswa bermuatan politis yang mengarah pada kepentingan Pilkada Serentak yang salah satunya akan digelar di Kota Tangerang Selatan.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga meminta agar Sekertaris Daerah Kota Tangerang Selatan, segera menarik kembali surat edaran tersebut.

“Dengan adanya surat edaran ini, maka kami meminta sekretaris daerah kota tangerang selatan untuk segera menarik kembali surat edaran tersebut, karena surat edaran itu diselimuti oleh kepentingan politik pilkada yang bersembunyi dibalik isu COVID 19,” kata Enggi.

Selain itu, pria yang biasa disapa Bendot itu juga mengancam akan menggelar aksi protes, apabila surat edaran yang dikeluarkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak ditarik.

“Jika surat edaran ini tidak segera ditarik kembali maka kami akan melakukan aksi demonstrasi kepada walikota tangerang selatan untuk segera mencopot sekretaris daerah dari jabatannya,” tegas Enggi.

Sebelumnya Muhammad, Sekertaris Daerah Kota Tangerang Selatan mengatakan, soal surat edaran tentang penundaan pelaksanaan kegiatan, pencairan belanja daerah dan penyertaan modal pada APBD tahun anggaran 2020 itu, dikeluarkan atas dasar dirinya selaku Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berhati-hati membelanjakan anggaran daerah.

Menurut Muhammad, saat ini Pemerintah Daerah sangat membutuhkan banyak anggaran untuk penanganan dan percepatan penanggulangan wabah COVID-19.

“Covid-19 ini semakin hari semakin meningkat, kebutuhan Alat Pengaman Diri (APD), operasional, sembako, segala macam, kan kita hitung itu. Sementara pendapatan kita juga kan kurang, Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita sekarang hotel restoran udah ngga, otomatis pajak juga ngga masuk, soalnya kita mengandalkan uang yang sudah ada, Kas Daerah kita, kalau semua nanti ngambil, bareng kita kasih, besok kejadian Covid-19 ini masih panjang, uang habis, mau bilang apa kita,” kata Muhamad.

Lapor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menurut kamu?

Covid-19 dan PMII Sekarang

Wajah Sri Asih.

Komik Sri Asih: Celestial Goddess Hadir di LINE Webtoon