Pandemi Covid-19: Degredasi Pendidikan Indonesia

  • Whatsapp
IMG 20200629 WA0005

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat besar terhadap berbagai sektor mulai dari sektor ekonomi, pangan, manufaktur, wisata, transportasi dan juga sosial. Selain sektor tersebut sektor pendidikan juga mengalami perubahan yang sangat signifikan. Sektor pendidikan beralih dengan melakukan inovasi menggunakan media daring sebagai solusi agar kegiatan belajar mengajar dapat terus berjalan di masa-masa pandemi sesuai dengan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) yang diterbitkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Dengan transformasi pendidikan yang mengandalkan pembelajaran online dinilai tidak efektif ditambah dengan pernyataan Ketua Komisi X DPR RI, Saiful Huda menyatakan bahwa Indonesia hari ini sedang menghadapi darurat pendidikan ditambah tidak semua siswa dapat mengakses daring dikarenakan tidak adanya prasarana ataupun akses internet.

Tidak selesai dengan prasarana juga akses internet, banyaknya keluhan siswa yang cenderung mengeluhkan metode satu arah yaitu dengan cara memberikan tugas-tugas yang membuat siswa jenuh, kesiapan serta kreativitas pengajar disini dituntut untuk memberikan pengajaran yang dapat diterima dengan mudah dan tepat oleh siswa agar kegiatan belajar dan mengajar dapat berlangsung dengan efektif ditengah pandemi Covid-19.

Unseco (Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan) memberikan peringatan terhadap pemerintah Indonesia, bahwa jika terus dalam kondisi sepert ini Indonesia dapat mengalami lost generation. Dalam hal ini Kemendikbud dirasa harus segera mungkin merancang kurikulum yang tepat agar dapat diadaptasi oleh siswa selama masa pandemi yang tak hanya matang dalam perencanaan, namun juga dapat diterapkan secara real di lapangan.

Penulis : Nadia Salsabila
Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uin Jakarta

Pos terkait