in

HIMMAH DKI Minta Presiden Copot Yasonna Laoly dari Menkumham

Himpunan Mahasiswa Al Washliyah DKI Jakarta bersuara soal ketidakhadiran Menteri Kemenkumham Yasonna laoly rapat bersama komisi ll yang digelar di senayan gedung DPR RI, pada Senin, (29/6/20).

Rapat itu mengagendakan penjelasan pemerintah terkait RUU tentang Penetapan Perpu Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Wali Kota menjadi undang-undang. Laoly rapat kerja tingkat I dengan Komisi II DPR.

“Kami sangat menyayangkan Yasonna Laoly tidak hadir dalam pembahas pendapat akhir pemerintah pada akhir pembicaraan tingkat I selain penandatanganan pengesahan draf RUU tentang penetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2020 dan Pengembalian Keputusan Tingkat I itu,” ucap Dedi Siregar Ketua umum Himmah DKI.

Dia menyampaikan bahwa sikap yang di lakukan oleh Kemenkumham yasonna laoly soal tidak hadirnya dalam rapat RUU dengan komisi ll DPR RI bagian dari pelanggaran perintah Presiden.

Kemudian sebelumnya, Yasonna juga absen dalam agenda rapat kerja tingkat I Komisi II dengan mendagri dan menkumham pada Rabu, 24 Juni 2020.

“kemenkumham Yasonna laoly dua kali tak hadiri rapat padahal jelas Presiden RI menugaskan yasonna lauly hadir dalam pembahasan RUU tentang Penetapan Perpu Nomor 2 Tahun 2020 maka atas dasar itulah kami meminta Presiden RI Ir. Jokowi Dodo mencopot Yasonna Laoly dari Menteri Hukum dan Ham karena di anggap melanggar perintah Presiden dua kali berturut turut,” ujarnya.

Rapat itu mengagendakan penjelasan pemerintah terkait RUU tentang Penetapan Perpu Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Wali Kota menjadi undang-undang.

“kita ketahuikan agenda rapat itu penting karna pembahasan Pilkada bicara keberlangsungan pemimpin pemimpin di daerah mengingat Indonesia maju dan berkembang tidak terlepas dari daerah,” tuturnya.

Tambah Ketum DKI Jakarta Itu “Kami sangat mencekam siakp yang dilakukan oleh Yasonna Laoly Menkumham melanggar printah presiden dan tidak menghargai hajat hidup orang banyak,”tutupnya.

Lapor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menurut kamu?

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong

Adik Perdana Menteri Singapura tidak akan Ikut Pemilu

Wakil Presiden Ma

Wapres Ingatkan Asuransi Syariah Hindari Potensi Gagal Bayar