Soal Liga, Rapat Kemenpora, PSSI, dan Polri Tanpa Keputusan

  • Whatsapp
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (kiri) memberikan salam hormat kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kanan) usai mengadakan pertemuan,  di Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Dalam pertemuan tersebut, Kemenpora bersama PSSI membahas tentang kesiapan Timnas Indonesia U-23 menghadapi SEA Games 2021 lalu membahas rencana menggelar pemusatan latihan (TC) jangka panjang tim nasional jelang Piala Dunia U20 dan membahas tentang liga yang diberhentikan.

PSSI hanya memaparkan rencana kegiatan sepak bola

JAKARTA — Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama PSSI dan Polri telah mengadakan pertemuan lanjutan membahas nasib kompetisi Liga 1 Indonesia di Wisma Kemenpora, Rabu (10/2), namun  tak ada keputusan apa pun dalam rapat tersebut.

Bacaan Lainnya

Menpora Zainudin Amali, dalam agenda pertemuan itu PSSI hanya memaparkan rencana kegiatan sepak bola seperti turnamen dan kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2021, termasuk penerapan protokol kesehatan saat pertandingan.

“Tadi rapat koordinasi untuk mendengarkan pemaparan tentang penyenggaraan turnamen dan kompetisi serta penerapan protokol kesehatan. Kita belum mengambil keputusan apa pun,” kata Zainudin setelah rapat.

Menurut dia, Polri sebagai ujung tombak pemberi izin akan mengkaji lebih dalam pemaparan tersebut. Apabila dirasa kurang maka Polri akan memberikan masukan lagi kepada PSSI dan operator kompetisi agar segera membenahinya.

Di satu sisi, kata Menpora, mendapatkan izin penyelenggaraan kompetisi di tengah pandemi memang tidak gampang. Berbagai aspek patut diperhatikan agar tidak menjadi klaster baru penularan.

“Ini prosesnya harus berjalan karena kita tahu kini tengah pandemi. Prinsip kami mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat,” kata dia.

 Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, dalam pertemuan lanjutan itu pihaknya memaparkan segala teknis penyelenggaraan dengan memperhatikan prinsip-prinsip protokol kesehatan dan memberikan salinan video simulasi pertandingan yang telah dilakukan beberapa hari lalu.

Kini pihaknya  tinggal menunggu hasil evaluasi Polri untuk dijadikan dasar apakah akan memberi izin penyelenggaraan kompetisi atau harus menunda lebih lama.

“Kami memaparkan jadwal kompetisi dan prakompetisi apabila diizinkan. Izin tergantung pihak kepolisian untuk mengkaji, tugas kami hanya menyampaikan protokol kesehatan,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule ini.

sumber : antara

Sumber: Republika

Pos terkait