OJK: Digitalisasi Kunci Bank Mempertahankan Nasabah

  • Whatsapp
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai saat ini transformasi digital perbankan sudah menjadi keharusan. Hal ini karena terjadi perubahan perilaku nasabah yang sudah semakin suka melakukan transaksi melalui smartphone yang didorong oleh pandemi Covid-19.

Pandemi Covid-19 mengubah perilaku masyarakat dalam bertransaksi.

¬†JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai saat ini transformasi digital perbankan sudah menjadi keharusan. Hal ini karena terjadi perubahan perilaku nasabah yang sudah semakin suka melakukan transaksi melalui smartphone yang didorong oleh pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya


Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan digitalisasi akan menjadi kunci utama bank mampu mempertahankan konsumennya.


“Nasabah tidak mau datang ke bank untuk menarik uang atau buka rekening, itu menjadi suatu yang dikesampingkan. Tren seperti bank melakukan transaksi digital,” ujarnya saat konferensi pers virtual, Kamis (11/2).


Heru optimistis infrastruktur perbankan mampu melakukan transformasi digital sebab hampir semua bank sudah mulai mengarah ke digital banking.


“Memang digitalisasi memerlukan teknologi, memerlukan modal. Terus kita dorong menyiapkan teknologi dan menyiapkan modalnya, pemilik kita dorong mengusahakan permodalan dikuatkan,” ucapnya.


Maka itu pihaknya membuat peraturan yang membuat inovasi digital bahkan akan mengeluarkan perizinan lebih mudah untuk digital banking.


“Kita juga menginginkan transaksi digital yang aman. Kita siapkan dari sisi prudential (kehati-hatian), siapkan perangkat aturannya,” ucapnya.

Sumber: Republika

Pos terkait