SIG Dukung Program Plasma BUMN untuk Indonesia

  • Whatsapp
Karyawan PT Semen Tonasa melakukan donor plasma konvalesen di kantor PMI Kota Makassar.

SIG menyeleksi calon pendonor yang berasal dari BUMN di Jawa Tengah.

 JAKARTA — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendukung program Plasma BUMN untuk Indonesia yang diinisiasi Kementerian BUMN. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen yang telah dicanangkan pemerintah dengan tujuan mendorong masyarakat penyintas Covid-19 untuk menyelamatkan penderita Covid-19 yang masih dalam perawatan.

Bacaan Lainnya


Program Plasma BUMN untuk Indonesia digelar secara serentak di 15 provinsi di Indonesia secara daring di 34 provinsi pada Senin (8/2). Kegiatan itu turut disaksikan Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua Palang Merah Indonesia Pusat Jusuf Kalla. 


Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso mengatakan, SIG turut berpartisipasi mendukung pemerintah mempercepat penanggulangan penyebaran dan dampak pandemi Covid-19. Donor plasma konvalesen menjadi salah satu alternatif dan harapan bagi mereka yang terjangkit.


“Di lingkungan SIG Group, ada empat karyawan yang memenuhi syarat untuk dapat melakukan donor plasmanya. Empat karyawan tersebut adalah dua orang karyawan Semen Padang, Sumatra Barat serta dua orang karyawan dari Semen Tonasa, Sulawesi Selatan,” ujar Hendi dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (10/2).


Hendi menyampaikan, selain di lingkungan SIG Group, SIG berperan aktif dalam mendukung kegiatan donor plasma konvalesen di wilayah Jawa Tengah. SIG sebagai koordinator satgas BUMN di Jawa Tengah bekerja sama dengan PMI Semarang, menyeleksi para calon pendonor yang berasal dari BUMN di Jawa Tengah. Ada lima orang yang mendaftarkan diri. Setelah dilakukan screening, ada dua pendonor yang memenuhi syarat untuk dapat melakukan donor plasmanya. 


“Kami mengapresiasi pendonor yang telah berpartisipasi dalam gerakan Donor Plasma Konvaselen, Kegiatan ini juga sebagai wujud implementasi core value BUMN Akhlak (Amanah, Kompeten, Harmoni, Loyal, Adaptif, Kolaboratif). Semoga dengan dukungan ini bisa menyelematkan saudara kita yang masih berjuang untuk sembuh dari Covid-19,” kata Hendi. 


 

Sumber: Republika

Pos terkait