VLCC Pertamina Tingkatkan Kemandirian Energi

  • Whatsapp
Pertamina luncurkan kapal baru VLCC (Very Large Crude Carrier) berkapasitas dua juta barel yang diberi nama “PERTAMINA PRIME”.

Pembangunan VLCC merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemandirian energi

JAKARTA — Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji menghadiri Delivery Ceremony The 1st Very Large Crude Carriers (VLCC) bernama Pertamina Pride. Peresmian ini dihadiri secara langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi dan secara virtual oleh Wakil Menteri BUMN Pahala N Mansyuri dan Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati.

Bacaan Lainnya

Pembangunan kapal VLCC merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemandirian energi nasional. “Mampu memiliki dan mengoperasikan VLCC sendiri pastinya ini menjadi tanda bahwa Indonesia dapat memberikan sinyal, bahwa kami bisa mandiri. Mandiri di berbagai bidang, termasuk kemandirian energi. Saya yakin energi terus menjadi elemen yang penting untuk Indonesia bisa berkembang ke depannya dan energi menjadi salah satu kunci dari pertumbuhan Indonesia di masa mendatang,” ujar Wamen BUMN Pahala N Mansyuri.

Sementara Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, pengoperasian kapal VLCC Pertamina Pride akan menjadi penghasil pendapatan untuk meningkatkan peluang pertumbuhan perusahaan bisnis transportasi internasional, khususnya untuk Pertamina International Shipping (PIS). Kapal ini tidak hanya menjadi kebanggaan perusahaan tetapi juga kebanggaan nasional.

Pengadaan VLCC, menurut Nicke, dilakukan setelah melalui proses pemikiran dan strategi bisnis yang matang, guna memperkuat supply chain.

Kapal tanker VLCC Pertamina Pride 301,000 DWT, berkapasitas 2 juta barel. Kapal ini  dibangun di Galangan Japan Marine United (JMU) sejak tahun 2018. Selain Pertamina Pride, saat ini sedang disiapkan kapal VLCC kedua yang proses pembangunan kapalnya telah mencapai 97.9 persen dan rencananya akan dilakukan serah terima pada akhir Maret 2021.

VLCC ini telah memenuhi regulasi internasional, antara lain seperti IMO (International Maritime Organization) serta regulasi IMO PSPC (Performance Standard for Protective Coatings) telah diterapkan pada Cargo Oil Tanks (COT) dan Water Ballast Tank (WBT), yang penting untuk kemudahan perawatan dan menjaga kapal selalu dalam kondisi baik.

Sumber: Republika

Pos terkait