Calon Mahasiswa Diterima SNMPTN tak Bisa Daftar SBMPTN

  • Whatsapp
Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Saat ini proses SBMPTN perguruan tinggi negeri telah dimulai.

BANDUNG – Saat ini proses SBMPTN perguruan tinggi negeri telah dimulai. Dimulai dengan registrasi akun LTPMT hingga 12 Maret. Pendaftaran 15 Maret hingga 1 April 2021.

Bacaan Lainnya


Pelaksaan UTBK gelombang 1 dan 2 mulai 12 April hingga 2 Mei. Sedangkan pengumuman akan dilakukan 14 Juni 2021.


Menurut Direktur Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Asep Supriatna, khusus pada SBMPTN tahun ini, UPI akan menyediakan kuota sebanyak 4.561 calon mahasiswa baru. Jumlah tersebut sebanyak 30 persen dari total kuota 10.115 orang.

“Jumlah tersebut sesuai dengan ketentuan PTN BH yang ditetapkan pemerintah,” ujar Asep di kampus UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Selasa (9/3).


Asep pun mengingatkan bahwa siswa yang telah diterima Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tidak bisa mendaftar program Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

“Kami ingatkan lagi, bagi siswa yang sudah diterima SNMPTM, tidak bisa lagi mendaftar seleksi SBMPTN yang saat ini tahapannya mulai digelar,” tegasnya.

Karena itu, Asep selalu mewanti wanti agar jurusan program studi yang dipilih siswa berdasarkan minat dan bakat masing masing. Jangan sampai, setelah diterima SNMPTN namun karena tidak sesuai minat, peluang itu tidak diambil.

“Selain tidak bisa mendaftar SBMPTN, siswa juga tidak bisa mendaftar jalur mandiri. Kami sedang membuat skema untuk melakukan tracking, agar mereka yang sudah diterima SNMPTN tidak bisa mendaftar jalur Mandiri,” kata dia.

Lokasi UTBK ada di beberapa tempat. Mulai dari UPI Bumi Siliwangi di Kota Bandung, Politeknik Bandung, Politeknik Pos, serta UPI kampus Cibiru, UPI kampus Purwakarta, dan UPI Sumedang.

“Sebelum mendaftar SBMPTN, pastikan sudah memiliki akun LTPMT. Karena kalau tidak punya account akan menyusahkan buat siswa dan kami. Banyak kasus, mereka telat dan tidak punya LTPMT,” katanya.

Sumber: Republika

Pos terkait