Inggris Ingin Pangkas Bea Penumpang Penerbangan Domestik

  • Whatsapp
ilustrasi Bandara Heathrow. Lebih dari separuh pilot di berbagai maskapai penerbangan di seluruh dunia saat ini dilaporkan tidak lagi dapat terbang melakukan pekerjaannya, sejak pandemi virus corona jenis baru (Covid-19) yang melanda dunia dan membuat penurunan penumpang, serta permintaan perjalanan lainnya.

Bea tersebut dibebankan per penumpang penerbangan domestik dan internasional.

 LONDON — Inggris ingin memangkas bea penumpang udara pada penerbangan dalam negeri dan akan meluncurkan konsultasi musim semi ini. Rencana tersebut disampaikan pemerintah pada Rabu (10/3) ketika industri penerbangan menderita akibat pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya


Bea tersebut dibebankan per penumpang yang terbang dari bandara Inggris ke tujuan domestik dan internasional dalam jalur yang memperhitungkan jarak dan kelas perjalanan. “Konsultasi akan mempertimbangkan opsi-opsi seperti pengenalan kembali pembebasan perjalanan pulang balik, menciptakan tingkat (bea) domestik baru yang lebih rendah dan meningkatkan jumlah jalur jarak internasional,” kata kementerian transportasi dalam rilisnya seperti dilansir Bloomberg.


Pemerintahan Perdana Menteri Boris Johnson telah berjanji untuk meningkatkan koneksi kereta api, jalan raya, laut dan udara untuk meningkatkan wilayah-wilayah negara yang merasa tertinggal.”Kami akan memanfaatkan kekuatan infrastruktur yang luar biasa untuk menaikkan tingkat (kemajuan) bagian-bagian negara kami yang telah terlalu lama tidak tercantum dalam peta transportasi,” kata Johnson.


“Saya juga ingin mengurangi bea penumpang pada penerbangan domestik sehingga kami dapat mendukung konektivitas di seluruh negeri,” ujar Johnson menambahkan.


 

sumber : Antara

Sumber: Republika

Pos terkait