Ferdinand Kritik Kebijakan Transfer United di Era Van Gaal

  • Whatsapp
Louis Van Gaal

Tiga pemain berkualitas dilego oleh Van Gaal.

 MANCHESTER — Mantan bek tengah sekaligus kapten Manchester United, Rio Ferdinand, menilai, ada kesalahan yang dilakukan pelatih Louis Van Gaal dalam kebijakan transfer pemain Manchester United. Van Gaal, tutur Ferdinand, justru membuang pemain-pemain yang dinilai bisa melanjutkan karakteristik permainan United. Van Gaal dipercaya menggantikan David Moyes sebagai pelatih Manchester United pada Mei 2014. 

Bacaan Lainnya


Pada musim debutnya menukangi United, Van Gaal memutuskan melepas Danny Welbeck ke Arsenal dengan nilai transfer mencapai 18 juta poundsterling. Selain itu, pelatih asal Belanda tersebut juga menjual Shinji Kagawa, Alexander Buttner, dan Wilfried Zaha dengan banderol transfer total mencapai 15 juta poundsterling. 


Sementara pada awal musim keduanya membesut United, yang sekaligus akhirnya menjadi musim terakhirnya, tepatnya pada musim 2015/2016, Van Gaal melepas Rafael dan Javier Hernandez. Sementara Rafael dilego ke Olimpique Lyon, Hernandez dilepaskan ke Bayer Leverkusen. Ferdinand pun mengkritik langkah yang diambil Van Gaal pada saat itu, tepatnya saat melepas Welbeck, Rafael, dan Hernandez. 


”Mereka sebenarnya pemain yang bagus dan memiliki karakter yang tepat. Mereka ingin memperkuat Manchester United dan tahu apa artinya mengenakan seragam tersebut. Mereka bertekad untuk meraih kemenangan dan menjadi bagian dari era sebelumnya, yang tahu bagaimana caranya meraih kemenangan,” tutur Ferdinand seperti dilansir Mirror, Selasa (6/4). 


Kemampuan unik dan semangat itu, tutur Ferdinand, sebenarnya bisa dilanjutkan ke pemain-pemain lain di ruang ganti United. Begitu pula dengan kemungkinan melanjutkan semangat tersebut ke pemain-pemain baru yang datang di tim utama Setan Merah pada musim-musim berikutnya. 


”Mereka bisa saja melanjutkan semangat itu dan memberikannya ke pemain lain. Pada saat itu, mereka sebenarnya bisa melakukan hal itu. Namun, United sepertinya sudah tidak lagi dibangun dengan cara seperti itu lagi,” ujar mantan bek tengah timnas Inggris tersebut. 


Secara khusus, Ferdinand memuji performa Welbeck di laga Brighton kontra Manchester United, akhir pekan lalu. Striker Brighton itu berhasil mengejutkan mantan klubnya tersebut saat mencetak gol pada menit ke-13. 


Namun, United terbukti masih terlalu tangguh buat The Seagulls. Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer itu akhirnya berhasil berbalik unggul dan menutup laga dengan kemenangan, 2-1. 


”Sebenarnya, Welbeck melambangkan apa itu Manchester United. Dia pekerja keras dan paham betul apa artinya menjadi pemain United. Dia memiliki kualitas yang mumpuni. Saat saya berlatih bersamanya kala masih memperkuat United, dia menjadi lawan yang sulit dihadapi. Dia tidak berhenti bergerak, apik saat menerima operan bola, dan begitu cepat,” kata Ferdinand.


 

Sumber: Republika

Pos terkait