Ini Ambisi Persib Usai Lolos Delapan Besar

  • Whatsapp
Asisten pelatih Persib Bandung, Budiman Yunus.

Persib tidak secara langsung menyebut targetnya berganti menjadi juara.

BANDUNG — Tidak ada target apapun di awal turnamen Piala Menpora, justru menjadi alasan tersendiri bagi Persib Bandung untuk bermain lepas. Persib tidak hanya lolos ke babak delapan besar, tapi juga menjadi juara Grup D dan berhasil memainkan seluruh pemain yang dibawanya.

Bacaan Lainnya

Kini Persib tengah mempersiapkan diri untuk babak delapan besar. Termasuk memberikan target bagi Persib untuk bisa bermain di banyak pertandingan. Asisten pelatih Persib, Budiman Yunus, mengakui perubahan target itu.

“Awalnya memang seperti itu tapi kami sebagai tim besar dan pemain-pemainnya juga punya keinginan untuk bisa lebih bagus lagi dan ini suatu prestasi kalau kami bisa melampaui target yang ditentukan,” kata Budiman di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (7/4).

Persib tidak secara langsung menyebut targetnya berganti menjadi juara. Namun dengan target bermain di banyak pertandingan itu, tidak menutup kemungkinan hingga laga final. Meskipun Budiman mengakui target yang dilalui tim harus bertahap.

“Dan ini yang ada dalam diri setiap pemain, harus memberikan yang terbaik buat tim di setiap pertandingan, harus ada progres. Sama juga besok di 8 besar harus ada keinginan untuk bisa lolos ke semifinal,” tegas Budiman.

Mantan pemain Persija Jakarta ini mengakui bahwa tim termotivasi untuk terus berkembang. Hal ini terbukti dari kepercayaan diri pemain dan kontribusi pada gol dan asisst yang dicetak oleh pemain. Sejauh ini, Persib telah mencatatkan enam kali gol dan tiga kali kebobolan.

“Naluri golnya bagus dan itu bukan hanya pemain depan, tapi kontribusi dari semua termasuk pemain belakang juga. Ada beberapa gol yang dimulai dari pemain belakang direct ke depan langsung gol. Jadi sudah kelihatan teamwork timnya,” kata Budiman.

Budiman menyebut dengan bertanding di banyak pertandingan, Persib bisa mendapatkan skema yang cocok untuk diterapkan dalam liga. Namun turnamen tidaklah cukup karena tentunya masih banyak kekurangan yang dimiliki tim.

Budiman mencontohkan bagaimana kondisi fisik pemain yang kini tetap memiliki perbedaan di masing-masing individu. Seperti Farshad Noor yang masih belum menunjukkan penampilan maksimal akibat kondisi tubuhnya dan adaptasi yang harus dilaluinya di Indonesia.

Sumber: Republika

Pos terkait